Bagaimana memilih mixer yang cocok
Memilih mixer yang cocok adalah kunci untuk memastikan kualitas produk, efisiensi produksi, keamanan, perlindungan lingkungan, dan ekonomi. Dalam aplikasi praktis, perlu mempertimbangkan secara komprehensif faktor-faktor seperti karakteristik bahan baku, persyaratan proses, dan skala produksi untuk memilih peralatan pencampuran yang paling sesuai.
Faktor-faktor penting perlu dipertimbangkan:
1. Karakteristik bahan baku
(1) Sifat fisik bahan baku, seperti ukuran partikel, kepadatan, ketidakstabilan, dll..
(2) Apakah bahan baku memiliki masalah seperti daya rekat, pengelompokan, listrik statis, dll..
(3) Apakah bahan mentah memerlukan lingkungan pencampuran khusus, seperti vakum, suasana lembam, dll..
2. Persyaratan proses
(1) Akurasi pencampuran yang diperlukan, keseragaman, derajat kontak dan indikator lainnya.
(2) Persyaratan khusus aliran proses untuk peralatan pencampuran.
(3) Kita juga harus mempertimbangkan persyaratan proses hilir setelah pencampuran bahan mentah.

3. Skala produksi
(1) Volume produksi setiap batch dan kecepatan perputaran produk.
(2) Kapasitas pemrosesan dan kapasitas mixer.
Kemungkinan perluasan kapasitas di masa depan
4. Faktor keselamatan dan perlindungan lingkungan
(1) Apakah bahan baku khusus seperti mudah terbakar, eksplosif, beracun dan berbahaya terlibat.
(2) Apakah proses pencampuran akan menghasilkan debu, gas dan polutan lainnya.
(3) Apakah peralatan pencampuran memenuhi standar keselamatan dan perlindungan lingkungan.
Menggabungkan faktor-faktor di atas, jenis mixer yang umum adalah:
Pencampur berbentuk kerucut: cocok untuk pencampuran bahan baku bubuk dan granular secara efisien.
Melalui pengaduk: cocok untuk mencampur bahan bubuk dan butiran dalam jumlah besar.
Mixer sekrup ganda: cocok untuk pencampuran bubuk dan bahan granular yang sangat seragam.
